hay blog setia ku :)
hari ini aku tryout nya udahan :) hahaha senengnya ..
semoga hasilnya memuaskan ya .. AMIENNN
tapi , besok aku di test agama nih -_____- harus ngapalin ,malah buanyyak lagi .. :(
do'ain yaaa .. :D
udah dulu ya .. bye byeee :*
Selasa, 31 Januari 2012
Senin, 30 Januari 2012
matematika menyulitkan
hey blog setiaku :)
aku sekarang mulai tryout nih di sekolah ..
dan hari pertama tryout aku mengerjakan soal indonesia .. yah ~~ lumayan gampang sih , sebenarnya kalo mengerjakan soal bahasa indonesia yang di butuhin hanyalah konsentrasi..
dannnnn setelah mengerjakan soal indonesia , soal selanjutnya ialah MATEMATIKA oh NOOOO
tau sendiri kan soal matematika itu sangay sangat sangaaattt memusingkan ~~ dan kebanyakan itu soalnya dari kelas 8 sedangkan soal yg kelas 9 nya dikit ~~
jadi aja aku terpaksa nyontek .. hehehe
abis otak udak butekkk udah pasrah lah sama yang namanya matematika ..
padahal aku udah abis-abissan belajar matematika ..
tapi tetep aja aku pikir soalnya susah-susah ~
ermmm .. gimana kalo UN nanti ya ?? huhuhuhu
harus lebih rajin belajarnya kali yaaa ??
ULALALALALAAALLALA
inilah hidup ~~ harus butuh PERJUANGAN .. semangat nya harus ngelebihin para pahlawan nih kayaknyaa~~ hehehehe
udah dulu ya blog ~~ byee :*
udah dulu ya blog ~~ byee :*
heroes and wizards kingdom
burung-burung sudah mulai bernyanyi dengan merdu di dahan pohon , orang-orang sudah mulai sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing , anak-anak begitu bahagia bermain dengan permainan mereka, di sekeliling kerajaan terdapat sebuah taman dan sebuah kebun apel yang begitu menggiurkan . Di sebelah kiri kerajaan terdapat tempat latihan para prajurit dan di sebelah kanan terdapat sebuah tempat latihan untuk para penyihir . Indahnya di pagi hari ini , ku teguk secangkir teh hangat sambil memandang keindahan di luar kerajaan dan menikmati hembusan angin yang begitu sejuknya . dengan memakai gaun dan juga memakai topi yang berwarna biru aku pergi ke taman kerajaan . satu per satu sudah ku lewati anak tangga ini . " anakku , mau kemana kau ? " " aku mau ke taman sebentar ayahanda" . aku pun memberikan hormat kepada ayah ku yang sedang sarapan di meja makan istana .
ku hirup udara yang begitu segar ini , ku pandang sekeliling taman ini . ku petik salah satu apel yang sangat menggiurkan dan ku duduk di sebuah kursi taman dengan di temani burung kesayangan ku yaitu lolina . ku lihat ke sebuah ruangan para prajurit begitu banyak prajurit yang memakai seragam berlambangkan garuda itulah seragam prajurit di kerajaan ku yang membedakan dengan kerajaan lainnya . para prajurit-prajurit itu sedang berlatih dengan panah-panah mereka . aku pun memutuskan untuk pergi ke tempat para prajurit itu yang jaraknya tidak jauh dari istana . aku pun masuk ke dalam sebuah ruangan yang di sana terdapat para prajurit yang sedang latihan .
" keliatannya asik " gumam ku
" hey kau " panggil ku kepada salah satu prajurit
" ada apa tuan putri ?" tanya seorang prajurit
" ajarkan aku untuk bermain dengan panah-panah itu "
" tapi tuan putri. bagaimana kalo raja tau ? "
" tenang , itu akan jadi urusan ku nanti "
" baiklah tuan putri , ikuti saya "
akupun mengikuti seorang prajurit itu .
"tunggu sebentar tuan putri " sambil memberikan hormat aku hanya mengangguk.
ku lihat prajurit itu berbicara dengan prajurit lainnya , dan prajurit itu pun menghampiriku bersama salah satu prajurit .
"ma'af tuan putri , telah membuat anda menunggu " sambil memberikan hormat.
"well tak apa "
"tuan putri, ini greyson , dan dia akan mengajari tuan putri cara memanah, karena dia sangat pandai memanah. dan diapun pemanah terbaik " sambil menunjuk ke seorang prajurit di sebelahnya.
" saya permisi dulu tuan putri " kata prajurit itu
ku lihat prajurit itu berbicara dengan prajurit lainnya , dan prajurit itu pun menghampiriku bersama salah satu prajurit .
"ma'af tuan putri , telah membuat anda menunggu " sambil memberikan hormat.
"well tak apa "
"tuan putri, ini greyson , dan dia akan mengajari tuan putri cara memanah, karena dia sangat pandai memanah. dan diapun pemanah terbaik " sambil menunjuk ke seorang prajurit di sebelahnya.
" saya permisi dulu tuan putri " kata prajurit itu
ku lihat seorang prajurit yang akan mengajariku , begitu tinggi , putih dan tampan . dia menghampiriku dan memberikan salam padaku . kulit putihnya yang kemerah-merahan yang ingin sekali raasanya aku mencubitnya , dia begitu menggemaskan .
" ma'af tuan putri , kita akan latihan dimana ?"
"di taman saja " ucap ku
" baik lah tuan putri , saya akan menyiapkan peralatannya terlebih dahulu, permisi tuan putri " sambil memberikan hormat
sambil menunggu prajurit itu yang bernama GREYSON menyiapkan peralatan untuk mengajariku cara memanah , aku hanya melihat para prajurit yang sedang berlatih begitu keras dengan memainkan panah-panah mereka , sangat lincah panah-panah itu berterbangan di atas udara . dan prajurit-prajurit yang dengan tidak sengaja melihat ku langsung memberikan hormat dan tersenyum .
selang beberapa menit kemudian ku lihat laki-laki tinggi dan tampan memandangku dengan tersenyum sambil membawa panah-panah yang di simpan di tangannya beserta busur yang di simpan di punggungnya .
"ma'af telah membuatmu menunggu tuan putri " sambil memberikan hormat dengan tangan di perut dan kaki agak di tekukkan sedikit sambil kepala agak menunduk . sudah biasa orang-orang melakukan ini .
"yaya tak apa .. ayo sekarang kita ke taman " ucapku
"baik tuan putri "
akupun bersama prajurit yang satu ini pergi ke taman untuk mengajariku cara memanah.
prajurit yang bernama greyson pun mencontohkan terlebih dulu cara memanah yang baik dan benar . Greysonpun melepaskan panah dari busurnya itu dan panah itu seakan-akan menari-nari di atas udara yang akhirnya panah itu berakhir di sebuah pohon.
woww itu membuatku kagum .
prajurit yang bernama greyson pun tersenyum kepadaku , ohh ~~ ketika senyum pun dia manis sekali . Prajurit greyson pun memberikan panah beserta busur nya kepadaku . Aku menggeleng karena memanahku sangat lah BURUK dan jika prajurit greyson tau , mungkin dia akan menertawakanku dan membuatku malu , tapi dia tetap tidak putus asa membujukku dan itu membuatku TERPAKSA untuk mengambil panah beserta busur dari tangannya . ku pun dengan mata tertutup bersiap-siap dengan menarik panah itu ke dalam busur dan melepaskannya . aku tidak ingin melihat panah itu , karena ku tau kalo panah itu bakal meleset . akupun memberanikan diri dengan perlahan-lahan membuka mataku dan dugaanku benar , ternyata panah itu meleset dan malah menancap ke tanah . ketika aku melihat ke arah Greyson , ternyata dugaanku yang satu ini salah . Dia tidak menertawakan ku dan diapun mengambil panah yang menancap di tanah dan langsung menghampiriku .
"cobalah lagi tuan putri " sambil memberikan panah dan tersenyum padaku .
" well , aku coba lagi " sambil mengambil panah yang berada di tangan Greyson.
akupun mencoba lagi dan sambil menutup ke dua mataku karena terlalu gugup, tapi tiba-tiba aku merasakan ada yang menyentuh pundak ku , akupun perlahan-lahan membuka mataku dan ternyata dia GREYSON .
"ma'af tuan putri , tapi anda tidak boleh memejamkan mata anda ketika sedang memanah , soalnya kalo sedang memanah kita harus fokus melihat objek yang akan kita panah ."
akupun mencoba melakukan yang Greyson katakan , akupun mencoba memanah dengan mata terbuka . akupun menarik panah dari busur itu dan WUSSSHHH panah itu pun menari-nari di atas udara , tapi panah itu melesat dan tidak mengenai pohon yang tadi ku jadikan sasaran tapi yahh itu lebih baik dari pada sebelumnya . Setelah melihat panah yang meleset tadi , ku lihat ke arah greyson dan greysonpun tersenyum padaku dan dia mengambil lagi panah yang meleset tadi. karena panah yang meleset tadi cukup jauh , jadi aku putuskan untuk memetik beberapa buah apel , akupun pergi ke pohon apel yang jaraknya sangat dekat . Dengan mudah akupun memetik beberapa buah apel dan memakannya sambil duduk di sebuah kursi . Ku santap apel itu dan ku pandang sekeliling istana yang begitu megah dan indah . tiba-tiba ada seseorang yang menyentuh pundakku yang membuatku kaget dan akupun tersedak apel .
"astaga .. ma'afkan saya tuan putri , saya tidak bermaksud " sambil mengambilkan ku minum
"uhukk uhuukk , " sambil menepuk-nepuk dadaku
akupun meminum minuman yang di berikan greyson .
"tuan, putri maafkan saya tuan putri " sambil panik
"iya,iya sudah .. tak apa, nih apel buat kamu " sambil memberikan apel yang ada di tangan ku .
kamipun menyantap apel sambil duduk di sebuah kursi yang berada di bawah pohon apel .
ketika menyantap apel , tiba-tiba ada sesuatu yang melintas di hadapan ku dan greyson , ternyata itu salah seorang penyihir yang sedang mencoba sapu barunya . Dia melintas di hadapanku begitu cepat dan itu membuatku dan greyson tercengang . Dan seseorang yang sedang mengendarai sapunya pun melintas lagi di hadapanku dan greyson .
"heh kau " teriakku
dan seorang penyihir yang tadi melintas di hadapanku pun berhenti .
"iya tuan putri " katanya sambil membungkukkan badannya
akupun melihatnya , dia tampan dan keren dengan sapu dan tongkat sihirnya itu .
"apa yang kamu lakukan ? kau dari tadi terus melintas di hadapanku dari tadi " kataku dengan tangan di pinggang
"ma'af kan saya tuan putri , tapi saya sedang di hukum karena saya membuat kesalahan. dan hukuman saya itu mengelilingi taman 180 kali "
" ma'af tuan putri , kita akan latihan dimana ?"
"di taman saja " ucap ku
" baik lah tuan putri , saya akan menyiapkan peralatannya terlebih dahulu, permisi tuan putri " sambil memberikan hormat
sambil menunggu prajurit itu yang bernama GREYSON menyiapkan peralatan untuk mengajariku cara memanah , aku hanya melihat para prajurit yang sedang berlatih begitu keras dengan memainkan panah-panah mereka , sangat lincah panah-panah itu berterbangan di atas udara . dan prajurit-prajurit yang dengan tidak sengaja melihat ku langsung memberikan hormat dan tersenyum .
selang beberapa menit kemudian ku lihat laki-laki tinggi dan tampan memandangku dengan tersenyum sambil membawa panah-panah yang di simpan di tangannya beserta busur yang di simpan di punggungnya .
"ma'af telah membuatmu menunggu tuan putri " sambil memberikan hormat dengan tangan di perut dan kaki agak di tekukkan sedikit sambil kepala agak menunduk . sudah biasa orang-orang melakukan ini .
"yaya tak apa .. ayo sekarang kita ke taman " ucapku
"baik tuan putri "
akupun bersama prajurit yang satu ini pergi ke taman untuk mengajariku cara memanah.
prajurit yang bernama greyson pun mencontohkan terlebih dulu cara memanah yang baik dan benar . Greysonpun melepaskan panah dari busurnya itu dan panah itu seakan-akan menari-nari di atas udara yang akhirnya panah itu berakhir di sebuah pohon.
woww itu membuatku kagum .
prajurit yang bernama greyson pun tersenyum kepadaku , ohh ~~ ketika senyum pun dia manis sekali . Prajurit greyson pun memberikan panah beserta busur nya kepadaku . Aku menggeleng karena memanahku sangat lah BURUK dan jika prajurit greyson tau , mungkin dia akan menertawakanku dan membuatku malu , tapi dia tetap tidak putus asa membujukku dan itu membuatku TERPAKSA untuk mengambil panah beserta busur dari tangannya . ku pun dengan mata tertutup bersiap-siap dengan menarik panah itu ke dalam busur dan melepaskannya . aku tidak ingin melihat panah itu , karena ku tau kalo panah itu bakal meleset . akupun memberanikan diri dengan perlahan-lahan membuka mataku dan dugaanku benar , ternyata panah itu meleset dan malah menancap ke tanah . ketika aku melihat ke arah Greyson , ternyata dugaanku yang satu ini salah . Dia tidak menertawakan ku dan diapun mengambil panah yang menancap di tanah dan langsung menghampiriku .
"cobalah lagi tuan putri " sambil memberikan panah dan tersenyum padaku .
" well , aku coba lagi " sambil mengambil panah yang berada di tangan Greyson.
akupun mencoba lagi dan sambil menutup ke dua mataku karena terlalu gugup, tapi tiba-tiba aku merasakan ada yang menyentuh pundak ku , akupun perlahan-lahan membuka mataku dan ternyata dia GREYSON .
"ma'af tuan putri , tapi anda tidak boleh memejamkan mata anda ketika sedang memanah , soalnya kalo sedang memanah kita harus fokus melihat objek yang akan kita panah ."
akupun mencoba melakukan yang Greyson katakan , akupun mencoba memanah dengan mata terbuka . akupun menarik panah dari busur itu dan WUSSSHHH panah itu pun menari-nari di atas udara , tapi panah itu melesat dan tidak mengenai pohon yang tadi ku jadikan sasaran tapi yahh itu lebih baik dari pada sebelumnya . Setelah melihat panah yang meleset tadi , ku lihat ke arah greyson dan greysonpun tersenyum padaku dan dia mengambil lagi panah yang meleset tadi. karena panah yang meleset tadi cukup jauh , jadi aku putuskan untuk memetik beberapa buah apel , akupun pergi ke pohon apel yang jaraknya sangat dekat . Dengan mudah akupun memetik beberapa buah apel dan memakannya sambil duduk di sebuah kursi . Ku santap apel itu dan ku pandang sekeliling istana yang begitu megah dan indah . tiba-tiba ada seseorang yang menyentuh pundakku yang membuatku kaget dan akupun tersedak apel .
"astaga .. ma'afkan saya tuan putri , saya tidak bermaksud " sambil mengambilkan ku minum
"uhukk uhuukk , " sambil menepuk-nepuk dadaku
akupun meminum minuman yang di berikan greyson .
"tuan, putri maafkan saya tuan putri " sambil panik
"iya,iya sudah .. tak apa, nih apel buat kamu " sambil memberikan apel yang ada di tangan ku .
kamipun menyantap apel sambil duduk di sebuah kursi yang berada di bawah pohon apel .
ketika menyantap apel , tiba-tiba ada sesuatu yang melintas di hadapan ku dan greyson , ternyata itu salah seorang penyihir yang sedang mencoba sapu barunya . Dia melintas di hadapanku begitu cepat dan itu membuatku dan greyson tercengang . Dan seseorang yang sedang mengendarai sapunya pun melintas lagi di hadapanku dan greyson .
"heh kau " teriakku
dan seorang penyihir yang tadi melintas di hadapanku pun berhenti .
"iya tuan putri " katanya sambil membungkukkan badannya
akupun melihatnya , dia tampan dan keren dengan sapu dan tongkat sihirnya itu .
"apa yang kamu lakukan ? kau dari tadi terus melintas di hadapanku dari tadi " kataku dengan tangan di pinggang
"ma'af kan saya tuan putri , tapi saya sedang di hukum karena saya membuat kesalahan. dan hukuman saya itu mengelilingi taman 180 kali "
BERSAMBUNG~~~
Langganan:
Postingan (Atom)